Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 M untuk Infrastruktur Tasikmalaya

Rabu, 4 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi/Foto: Humas Pemkab Indramayu

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi/Foto: Humas Pemkab Indramayu

SuaraParahyangan.com,TASIKMALAYA–Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran sekitar Rp273 miliar untuk peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten serta Kota Tasikmalaya sepanjang 2025–2026.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut anggaran untuk pembangunan dan peningkatan kualitas jalan di Kabupaten Tasikmalaya mencapai Rp167 miliar.

Adapun Kota Tasikmalaya memperoleh alokasi Rp106 miliar khusus untuk infrastruktur jalan.

Pelebaran Jalan SP 3 Pamoyanan–Suryalaya Rp52 Miliar

Salah satu proyek dengan anggaran terbesar berada di ruas Jalan SP 3 Pamoyanan–Suryalaya–Warudoyong. Pelebaran jalan yang dikerjakan pada 2026 tersebut menghabiskan dana Rp52 miliar.

Pemprov Jabar juga mengalokasikan Rp14 miliar untuk rekonstruksi Jalan Karangnunggal–Cipatujah. Selain itu, Rp11 miliar dialokasikan untuk pelebaran Jalan Raya Singaparna.

Sebelumnya, pada 2025, rekonstruksi jalan batas Kota Tasikmalaya dengan Kabupaten Tasikmalaya (Sukaraja)–Karangnunggal telah dilaksanakan dengan anggaran Rp34 miliar.

Jembatan Citoe Diganti dengan Anggaran Rp16 Miliar

Selain jalan, pemerintah provinsi juga mengganti Jembatan Citoe di ruas Karangnunggal–Cipatujah. Proyek tersebut menelan anggaran Rp16 miliar.

“Adapun, penyediaan jembatan yang nyaman dilakukan dengan penggantian penggantian Jembatan Citoe ruas Jalan Karangnunggal – Cipatujah. Total dana yang dikeluarkan untuk kegiatan tersebut sebesar Rp16 miliar,” kata Dedi Mulyadi dikutip Rabu (3/11/2026).

Pemprov Jabar turut menangani akses jalan untuk pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kersagalih, Kecamatan Jatiwaras, dengan Desa Singajaya, Kecamatan Cibalong. Anggaran untuk pekerjaan tersebut mencapai Rp13 miliar.

Pekerjaan di Kabupaten Tasikmalaya Capai 11,826 Kilometer

Menurut Dedi, total panjang pekerjaan rekonstruksi, pemeliharaan berkala, dan pelebaran jalan di Kabupaten Tasikmalaya hingga Oktober 2026 mencapai 11,826 kilometer. Dua jembatan juga telah rampung dikerjakan 100 persen.

Sementara itu, di Kota Tasikmalaya, anggaran Rp12 miliar digunakan untuk pemeliharaan berkala Jalan Prof. Dr. Mochtar Kusuma Atmaja–Jalan Jaksa Agung R. Suprapto pada 2026.

Pemeliharaan Jalan Kota Tasikmalaya Capai 0,595 Kilometer

Pada 2025, Pemprov Jabar mengucurkan Rp36 miliar untuk pemeliharaan jalan batas Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya (Cikunir)–Tasikmalaya. Selain itu, pemeliharaan Jalan Cisumur Garuda (Letjen Mashudi) menghabiskan Rp20 miliar.

Adapun rekonstruksi Jalan Brigjen Wasitakusumah menelan Rp17 miliar.

Hingga Oktober 2026, total pekerjaan rekonstruksi, pemeliharaan berkala, dan pelebaran jalan di Kota Tasikmalaya tercatat mencapai 0,595 kilometer dari target 2,151 kilometer.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 06:49

Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 M untuk Infrastruktur Tasikmalaya

Berita Terbaru

Sejarah Kabupaten Tasikmalaya dari Sukapura bermula 26 Juli 1632 berkat keberanian Ki Wirawangsa hingga berubah nama pada 1913/Foto: Dokumen Pemkab Tasimalaya

Carios Buhun

Jejak Sukapura Hingga Menjadi Kabupaten Tasikmalaya

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:41

Pantai Pasir Putih Pangandaran di Cagar Alam Pananjung menawarkan pasir putih, air jernih, dan kera liar yang jadi daya tarik wisata/Foto: Indonesia Kaya

Jelajah Parahyangan

Pantai Pasir Putih Pangandaran, Pesona Alami di Cagar Alam Pananjung

Rabu, 4 Nov 2026 - 07:37